Skip to main content

Posts

Talking about time, well yeah.. Half year have gone by, so fast. I really dont know how i turned my sadness into new perspective. All i did is just learning something new everyday. I am not an expert or anything, but i realized that by keep doing what i love every day, i’ll get better—important for me to have better mind and ofc better physical. 

Bahaya-bahaya yang indah

In frame : Bahaya-Bahaya yang Indah poet book by Weslly Johannes Sebelumnya pernah dituliskan oleh Weslly, Tempat Paling Liar di Muka Bumi dan Cara-Cara tidak Kreatif Mencintai. Beradu kasih puisi dengan Mbak Theo, yang tulisannya pun tak terkira sama manisnya ❤❤ Setelah membaca buku-buku puisi karya keduanya, gairah beribadah puisiku pun kian tak terbendungkan. Ku coba menulis satu pagi ini, sambil mengingat percakapan semalam dengan kekasih.  "Hidup itu indah, seperti puisi-puisi Kisah kasih meski luka pati Dikhianati Teman kekasih Kita hidup untuk ini Untuk cinta yang datang kembali Setiap pagi dan  menulis puisi Memang pekerjaan abadi."                                    —Dhea Jika bernasib baik, saya ingin menjabat tangan manusia-manusia dengan tulisan indah nan romantis ini satu persatu dan berterimakasih ❤ Jiwa kasmaranku, s...
Lately sadness and insecurities kick in and i barely stand on my own two feets.  But the things come up to mind and suddenly i realized again and again..  That is you determine your own happiness. So, we can be sad or negative or be anything what we want—and as much as we want. But as long as u want to be happy again, please help ur self and be happy again. Dont lose ur smile. We may thought that we learned a lesson, moved on, or apologize, but sometimes we fell back to the hole that we’ve been in to. I’ve been too. There are in many situations where I fell back to the hole I’ve been to, and disgusted by myself afterwards, I even once think that I need someone to fix me. But now I know that, I’m the one who responsible with this, I can’t rely on someone to fix me or to make things right. I can’t rely on someone to turn the rain to sun. The only one that I can rely is myself; I’m the one who decide which direction my life will head to.  Therefore...
Aku mungkin tidak bisa berada disisimu sekarang. Menemani mu tidur siang atau sekadar mengobrol membicarakan hal-hal kesukaanmu. Aku hanya sedang, menemani diriku sendiri. Dengan sebuah buku ditangan dan segelas kopi yang mendingin diterpa angin terus menerus. Tak apa, kopi dingin tak buruk dan seleraku begini adanya. Diriku bertanya-tanya, apakah bisa suatu hari nanti kamu bisa mengunjungiku? Kamu tahu, kita akan menghabiskan waktu dengan melakukan apapun berdua. aku mungkin akan membicarakan betapa hebatnya tulisan haruki murakami padamu, seperti biasa yang ku lakukan. Nah jika kunjunganmu nyata adanya dan kita kehabisan ide untuk merayakan rindu-rindu kita. aku mau mengajakmu berwisata puisi. Menuliskan hal yang belum dituliskan. Mengajakmu sedikit berdebat soal cinta. Aku mengundangmu sepenuhnya, dengan dan tanpa jerat kenangan yang membelenggumu.

Kucing yang menatap matamu dan mengucapkan terimakasih

Suatu hari, cuaca di suatu kampung panas bukan main. Angin juga bertiup kencang membuat suasana makin tidak karuan. Pada sebuah lorong pasar tradisional di kampung tersebut, di sudutnya yang kumuh, terdapat seekor kucing dengan perut yang besar seperti berisi anak, tergeletak lemah tak berdaya. Seorang wanita tua berlalu dan kebetulan meyaksikan pemandangan itu. tergerak, ia mendekati kucing tersebut. Khawatir jika sang kucing sudah mati. setelah di dekati, badan sang kucing ternyata sudah berlumuran cairan bensin yang bau nya menyengat, selain itu debu melempel membuat bulu-bulunya kusut, dan kotoran membuat mukanya juga cemong. Mungkin sebagian orang akan terbirit dan menghindari binatang itu, karena jelek kotor dan bau—tanpa mengerti bahwa sebetulnya kucing tersebut sedang di ambang kematian dan membutuhkan pertolongan dengan teramat. Tapi manusia tidak selalu menjadi mahluk yang jahat, ada juga yang membawa kebaikan bagaikan malaikat. Salah satunya wanita tua ini. Hati sang...

Siapapun boleh tidak setuju.

Saya termenung memikirkan tulisan Haruki Murakami, katanya : “Jika kepercayaan A membuat hidup orang menjadi tampak bermakna, maka kepercayaan itu dianggap sebagai kebenaran. Jika kepercayaan B membuat hidup orang tampak menjadi lebih lemah dan hina, maka kepercayaan itu dianggap sebagai kepalsuan. Sangat jelas bedanya. Kalau ada seseorang mengatakan bahwa kepercayaan B adalah kebenaran, makan orang-orang akan membencinya, mengabaikannya, atau bahkan menyerangnya. Apakah kepercayaan B masuk akal dan dapat dibuktikan, itu tidak berarti apapun bagi mereka. Kebanyakaan orang bersusah payah mempertahankan kewarasan dengan menolak dan melenyapkan citra bahwa diri mereka lemah dan hina. Padahal kenyataan nya raga manusia itu kurang lebih lemah dan hina. Tapi manusia membutuhkan cerita yang indah dan menyenangkan, yang mampu memberi perasaan bahwa dirinya bermakna, meski sedikit. Karena itulah, agama muncul.”

Yang tidak akan kamu pahami

Aku betulan ingin menjadi panda jika kematian menjemputku kelak, aku mau meminta pada Tuhan supaya, jika aku bisa dihidupkan kembali, hidupkan lah lagi menjadi seekor panda saja. Tidur, tidur, tidur, makan bambu. Mungkin cuma begitu, entahlah sesungguhnya bagaimana. Pokoknya aku harus jadi panda, tidak mau yang lain. Aku gak pernah melihat panda, di kebun binatang yang ku kunjungi tidak ada panda. Hanya ada gajah, beruang, harimau, singa, dan jika kamu beruntung kamu bisa melihat badak bercula dan kucing hutan yang besar. Sungguh, adalah tidur satu-satunya hal yang paling kusukai di dunia—mirip pekerjaan sehari-hari seekor panda.  Karena aku lebih suka hidup dalam bermacam mimpi yang ku atur sendiri lewat kepalaku meski kadang mimpi jelek muncul tapi tetap tidur, tidur, tidur adalah hal yang paling baik untuk melupakan dan  seperti melompati waktu begitu saja. aku akan tidur dengan pulas sampai hujan reda pun tak tahu Hari esok menjadi sahabat, aku duduk di ...